Perwira Ramah itu Kini Tiada, Sempat Terpental Hingga Tak Sadarkan Diri Usai Tersetrum Listrik

Ipda I Putu Bayu Harpendina (36), anggota Polresta Denpsar meninggal dunia karena tersengat listrik, Sabtu (13/2/2021) sore. Bayu Harvendia tersengat listrik saat memasang alat penguat sinyal di rumahnya di Banjar Suradadi, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. Sejumlah teman kerja mengenang almarhum sebagai sosok yang baik, ramah, dan suka bergaul.

Seorang rekannya, Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu Made Putra Yudistira mengatakan Bayu Harpendina merupakan sosok yang ramah, dan suka bergaul dengan siapa saja. Dia bertugas di Mapolresta Denpasar kira kira tiga tahun. "Almarhum ini sangat baik. Ia sudah tiga tahun bertugas di Polresta," kata mantan Kanit I Satreskrim Polresta Denpasar ini.

Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan untuk almarhum. Saat itu, Ipda Bayu yang bertugas di Satreskrim Polresta Denpasar sedang memasang alat penguat sinyal menggunakan pipa besi 1.5 dim sepanjang kurang lebih 10 meter. Ia memasang alat itu bersama serorang keponakannya.

Namun, saat pemasangan tersebut pipa besi yang digunakan Ipda Bayu justru menyentuh kabel induk tegangan tinggi. Hal ini menyebabkan ledakan, korban pun terpental hingga tidak sadarkan diri. Sedangkan keponakan Ipda Bayu mengalami luka luka.

Setelah mendengar suara ledakan tersebut, istri korban dan anaknya bergegas keluar rumah melihat korban yang sudah pingsan. Mereka membawa korban dan keponakan korban menuju Puskesmas Selemadeg menggunakan mobil. Setibanya di Puskesmas Selemadeg, Kabupaten Tabanan, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

"Kejadian kemarin sore saat korban memasang alat penguat sinyal," kata Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu Nyoman Subagia, Minggu (14/2/2021). Iptu Subagia mengakui, korban sempat dibawa ke Puskesmas Selemadeg tapi telah meninggal dunia. "Korban sekarang sudah di rumah duka. Pasca tersengat listrik korban mengalami lebam saja tidak ada luka," katanya.

Jenazah Ipda I Putu Bayu Harpendina kini berada di rumah duka yang masuk dalam wilayah Desa Adat Wan Ayu, Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat. "Kemarin malam sudah tiba di rumah duka," kata Bendesa Adat Desa Pakraman Wan Ayu, I Gede Suardita saat dikonfirmasi, Minggu (14/2/2021). Mengenai rencana upacara pengabenan, Sudiarta mengaku belum pasti.

Sebab pihak keluarga akan melaksanakan acara nunas baos terlebih dahulu. "Belum ada informasi pasti terkait upacara pengabenannya, karena hari ini keluarga akan melaksanakan mapinunas dulu. Kemungkinan setelah mapinunas nanti ada info lebih lanjutnya," tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.